Sekecil Aoapun KEBAIKAN, Dia akan Selamanya TIDAK PERNAH Sia-sia. JADI Jangan Pernah Berhenti untuk Melakukannya, Walaupun itu HANYA Didalam Pikiran.
9 Desember 1998
Pada Prinsipnya Tidak Ada Anak atau Remaja
yang Nakal atau Jahat NAMUN yang Ada adalah Anak yang Salah Asuh. Salah
Asuh yang Dimaksud adalah Tidak atau Kurang Kasih Sayang, Tidak atau
Kurang Mendapat Perhatian terutama dari Kedua Orang Tuanya,
Saudara-saudaranya, Masyarakat Lingkungannya.
1 Desember 1998
Dalam menjalani HIDUP bila ingin berharap
kebahagiaan, mulailah dengan Rumus 1 : 9 (baca : 1 berbanding 9) BUKAN 9
: 1 (baca : 9 berbanding 1). Artinya : 1 Menerima kebaikan dan 9
Memberi kebaikan. Jika kita menerima dan memberi takarannya sama maka itu namanya BARTER, tukar menukar. Jika menerima lebih dominan dari memberi maka itu namanya JUAL BELI atau Bisnis dan cari untung. Jika sedekah atau memberi bantuan dengan Ikhlas tentu perbandingannya 1 : 9 bahkan 0 : 9 itu lebih baik. Hanya dia yang memiliki Kekayaan Hati yang dapat memahami RUMUS ini.
30 Nopember 1998
SETIAP MANUSIA adalah Utusan TUHAN dan
Manusia Dilahirkan BUKAN Hanya untuk Hidupnya Sendiri. Dengan Melayani
Masyarakat, Manusia akan Memuliakan Dirinya. Jadi Amal Perbuatan dan
Akhlak yang Baik adalah Bukti BAHWA Manusia Itu Mahluk yang Berbudi
dengan Demikian Pantas Baginya Memperoleh PREDIKAT Utusan Tuhan di Bumi.
21 Nopember 1998
SINAR MATAHARI yang Terfokus Lewat Kaca Pembesar Dapat Membakar Kertas. Demikian juga JIKA Pikiran Kita Diarahkan Pada Perenungan pada NAMA TUHAN akan Dapat MEMBAKAR Keburukan Pada Diri Kita Disamping Dapat MEMANCARKAN Kebahagiaan Sejati.
1 Nopember 1998
ORANG LAIN adalah Cermin Diri Kita. Hati-hati Jika Menjelek-jelekan, Memaki, Mengumpat, Menfitnah, Menyumpahi, Mengutuk, BAHKAN Berkata Tidak Baik tentang Orang Lain ADALAH Kita Tengah Mengungkapkan Kepada Mereka BAHWA Anda adalah yang Seperti Anda Katakan kepada MEREKA.
31 Oktober 1998
PERCAKAPAN BATHIN & OBROLAN KONTROVERSIAL yang Berkepanjangan dan Dilebih-lebihkan Sampai Terbawa Pikiran Sebelum Tidur dan Akhirnya Memberikan Warna Kusut dalam Mimpi DAPAT Menyebabkan GANGGUAN KESEHATAN dan Penderitanya CEPAT Menjadi Tua dan Rapuh. Nah AGAR Tetap Kembali Muda dan Sehat SEGERA Ubah Topik dengan MENJADIKAN Sifat & Kemuliaan Tuhan yang Bijaksana.
21 Oktober 1998
KEHENINGAN (silent) adalah INTI dari kedamaian hati. Maka MUTIARA KATA ini “ SILENT is BRAHMAN“ yang artinya KEHENINGAN adalah TUHAN. Jika kita saat ini mengharapkan KEHENINGAN maka berdamailah dengan Hati. CIPTAKAN kedamaian didalam hati dulu sampai segalanya menjadi HENING, baru mengharapkan KEDAMAIAN didalam hidupmu.
11 Oktober 1998
PERASAAN YANG BAIK (Sadbhava) dan PERGAULAN YANG BAIK (Sathsanga) Sudah Sangat Jarang Ditemukan Dikalangan Pelajar, Generasi Muda, Wanita dan Masyarakat, SERTA Telah Menurunnya Rasa Saling Mengasihi dan Menginginkan Pergaulan yang Baik. Pepatah Mengatakan "Sebagaimana Penguasanya (Raja), Demikianlah Aturannya (Praja)." dan "Sebagaimana Gurunya Demikianlah Muridnya".
1 Oktober 1998
Hadapilah Keadaan Suka dan Duka dengan Ketabahan. Ketabahan Berbeda dengan Kesabaran. Kesabaran adalah Menghadapi Segala Sesuatu yang Terjadi dengan Tanpa Mengeluh, Bergumam Apalagi Mengumpat atau Menyumpahi. Namun Ketabahan adalah Bagaimana Kapasitas Dirimu Menerima dan Mengatasi Keadaan Itu. Inilah yang Dinamakan Disiplin Spiritual. Jadi TIdaklah Gampang Menyebut atau Menyandang Predikat Orang atau Pelaku Spiritual.
30 September 1998
Menjadi PENDENGAR yang BAIK Bagi ORANG yang SEDANG Dilanda PERSOALAN/ KESUSAHAN adalah Salah Satu Bentuk Pelayanan yang Sama Kualitasnya dengan Berbuat Kebaikan untuk Memuja Sang Pencipta. Namun Membicarakan Rahasia yang Telah Diceritakan kepada Kita kepada Orang Lain ADALAH PERBUATAN yang Paling Rendah Diatas Segala Dosa Manapun di Dunia dan Akhirat.
17 September 1998
Setiap Hal di Dunia Ini Bersifat Sementara alias Tidak Abadi. Keterikatan Terhadap Objek Duniawi Lebih Condong Membawa Kita pada Penderitaan & Kesedihan. Sadarilah Lebih Awal bahwa Tuhan adalah Realitas itu sendiri. Tuhan yang Bersemayam dalam Dirimu, yang Tidak Memiliki Hubungan Langsung dengan Dunia yang Selalu Mengalami Perubahan.
9 September 1998
MEREKA yang terjebak Silaunya Cahaya Pengetahuan TIDAK BERBEDA dengan MEREKA yang mengalami Kegelapan (AWIDYA).
1 September 1998
Jika kita merasa sulit mengendalikan kuda (pikiran), maka langkah yang paling sederhana namun jitu, batasilah ruang geraknya, dengan demikian kita bisa mencapai kemurnian.
31 Agustus 1998
POHON YANG BERBUNGA HARUM akan mengisi area lingkungannya dengan aroma keharuman yang baik dan menyegarkan. ORANG YANG MULIA & BIJAKSANA, tidak hanya memperbaiki dirinya demi kebaikan juga terlibat dalam proses perbaikan didalam masyarakat sekitarnya dengan CONTOH bagaimana seharusnya BERPRILAKU YANG BAIK itu.
21 Agustus 1998
MEREKA yang miskin namun selalu bersyukur dan senantiasa berbagi Sesungguhnya adalah Orang Kaya. MEREKA yang kaya namun selalu merasa kekurangan dengan mengambil hak orang lain secara halus maupun memaksa dan senantiasa meminta tanpa pernah memberi maka Sesungguhnya Mereka adalah Orang Miskin.
9 Agustus 1998
Tidak Ada Rejeki yang Dirampas Orang yang Mengaku Sahabat, yang Ada Rejeki yang Telah dalam Genggaman Itu BUKAN untukmu Tapi untuk Sahabatmu, HANYA Saja untuk Menguji Ketulusan dan Kesabaranmu,Tuhan Mengambil Kembali Melalui Sahabatmu dengan CaraNYA.
1 Agustus 1998
Mensyukuri Apa yang Terjadi Hari Ini BERARTI Mengikhlaskan Apa yang Pernah dan Telah Terjadi Kemarin.
31 Juli 1998
DISIPLIN YANG KUAT dan KEMAUAN YANG KUAT adalah DUA HAL YANG MANTAP sebagai Jembatan yang Kokoh untuk Keamanan Penyeberangan dalam Melintasi SUNGAI Kelahiran dan Kematian, Sehingga Apapun Jalan yang Engkau Lalui, Engkau Ambil, ENTAH Itu Pengabdian, Kebijaksanaan atau Tindakan tanpa Pamrih akan Tetap Membawamu untuk Mencapai Keseimbangan Batin.
21 Juli 1998
Mereka yang Memahami Hukum Kerja atau Hukum Sebab dan Akibat, BAHWA Tidak Ada Akibat Tanpa Sebab dan Tidak Ada Sebab Tanpa Akibat adalah Jnanin (Orang Bijaksana).
11 Juli 1998
APAPUN METODE atau Cara untuk Mencapainya RASA MADU Selalu Sama, Demikian juga CINTA KASIH Tuhan Selamanya Manis dan Murni. Jadi Nikmati Saja Apapun Bentuk dan Jenis KaruniaNya. Madu Tetaplah Madu, Demikian Juga Anugrah dan KaruniaNya. Segalanya Tercipta olehNya. Jangan pernah Mencoba Mengubah Madu CiptaaNya Menjadi yang Lainnya.
1 Juli 1998
CINTA KASIH itu adalah Memberi dan Melupakan, sedangkan EGOISME itu adalah Menerima dan Melupakan.
30 Juni 1998
KEINGINAN adalah Sumber Penderitaan. KEINGINAN Sangat Susah Dikendalikan Apalagi Dikuasai, SETIDAKNYA Marilah Kita Berusaha Membatasi Keingingan (celling on desire) sehingga Kita Dapat Mencapai KEMURNIAN.
17 Juni 1998
Mulailah Segala Sesuatu yang Baik dengan Baik Jika Itu Menurut Anda Baik. Hendaklah untuk Tidak Selalu Menunggu Orang Lain untuk Memulai Berbuat Baik.
Jika Orang Selalu Ingin Berbuat Tidak Baik maka Biarkanlah, Hendaklah Tidak Terjebak atau Terpancing untuk Terseret pada Ketidakbaikannya dengan Menanggapi atau Merespon Kebiasaan Mereka yang Menyenangi Perbuatan Tidak Baik itu dengan Perbuatan Tidak Baik Pula, KARENA Jika Demikian Halnya ENGKAU Tidak Ada Bedanya dengan Dia karena Sama-sama Tidak Baik.
Senantiasalah Berpikir Baik, Berkata Baik dan Berbuat Baik. Lebih Baik, Lebih Baik dan Lebih Baik Lagi disepanjang Hidupmu. Ibarat Cahaya, Kebaikan itu AKAN Selalu Mampu Menaklukkan Malam atau Gelap Sepakat Apapun.
11 Juni 1998
Di dalam Kesederhanaan Segalanya Ada. Hiduplah dengan Sederhana. Berpikir, Berbicara dan Bertindak SEDERHANA itu BUKAN Sesuatu yang Tabu dan Salah, KARENA Kesederhanaan Itu Sesungguhnya Esensi dari KESEMPURNAAN Itu Sendiri. RAHAYU.
01 Juni 1998
Buatlah Dirimu Senantiasa MENJADI Pribadi yang Berbeda dengan Mereka yang Menyenangi Perbuatan, Tindakan, Tingkah, Kebiasaan, Sikap yang Tidak Baik SEPERTI : Suka Mencaci, Memaki, Mengutuk, Memfitnah, Menghina, Berkata Kotor, Tinggi Hati, Egois, Sombong, Angkuh, Takabur, dll DEMI untuk Menyenangkan ATAU Memuaskan Dirinya. PERCIKAN KASIH TUHAN akan Senantiasa Berbeda dengan Mereka Itu.
31 Mei 1998
KETAKUTAN & KENGERIANLAH yang Membuat Pengendara Motor Berkonsentrasi Saat Mengendarai Motor Dijalanan. NAMUN dengan Cinta Kasih Bisa Menghasilkan Konsentrasi yang Jauh Lebih Besar, Lebih Baik, dan Lebih Fokus. HIDUP Itu adalah Inti dari Perpaduan antara Keyakinan, Cinta Kasih dan Konsentrasi.
20 Mei 1998
KONTEMPLASI seyogyanya dilakukan bersama dengan menjalani hidup berdasarkan 'dharma'. Cara ini tidak 'butuh' status pendidikan, kedudukan, pangkat, kasta, nama baik, kekuasaan atau ambisi, karena hal-hal itu bisa menyesatkan. HANYA ketika pikiran dan Intelek(budhi) bisa dikendalikan maka Pengetahuan tentang Atma (Jiwatman) akan terlihat nyata pada dirimu, dan jiwamu akan mengalami KEILAHIAN (KeagunganNYA).
11 Mei 1998
Hyang Maha Kuasa adalah Sumber dari Ilmu dan Pengetahuan, JADI jadikanlah DIA sebagai Sahabat Sejatimu.Jalinlah Hubungan yang Erat denganNya dengan banyak cara sesuai petunjukNya. Tingkatkan Intensitas Komunikasi denganNya seperti Engkau menarik nafas. Apapun yang Engkau Butuhkan akan diberikanNya dan Apapun yang Engkau Miliki akan dilindungiNya.
3 Mei 1998
Hindari Sekecil Mungkin untuk Melakukan Kesalahan Terutama Kesalahan yang Sama dalam Hidupmu, Katakanlah Hal-hal yang Telah Dirimu Lakukan saja, Selalulah " Satya Wacana " agar Semua Orang Senang.
30 April 1998
ENGKAU harus Berhati-hati pada RASA CEMBURU Ketika Engkau Melihat, Merasakan dan Bergaul Ditengah Orang-orang yang Memiliki Kelebihan dan Keberuntungan yang Lebih dari Dirimu (Mungkin Dia Lebih Kaya, Lebih Pintar, Lebih Cantik, Lebih Berpangkat, Lebih Berhasil, dll). BIASANYA Rasa Ini sering Menyerang AKAR PIKIRAN dan Meracuni KARAKTER Baikmu, Akhirnya Engkau Kehilangan Kendali Diri dan Jatuh Dikubangan DOSA. Sadarilah Lebih Awal dan Bentengi Diri dengan SELALU BERSYUKUR kepada TUHAN atas KARUNIA yang Engkau Terima dariNYA, Apapun Itu.
18 April 1998
Hanya Mereka Bisa Mensyukuri Apa Adanyalah yang Dapat Mengerti Arti Hidup. HIDUP adalah Jalan Keluar dari Mereka yang Mati, dan Kematian BUKAN Tujuan dari Mereka yang Hidup. Jadi tetap Hidup dengan Segudang Masalah MASIH LEBIH BERARTI Ketimbang Mati karena LARI dari Masalah.
MASALAH-lah yang Sesungguhnya ENERGI Kehidupan Bagi yang HIDUP agar Tetap HIDUP, Jadi Mari Kita SYUKURI.
11 April 1998
Mulailah Segala Sesuatunya dari Hati karena itu Hati yang Terpenting. Jika Dirimu dalam Situasi yang Tidak Menentu, Gundah, Gelisah, atau Kurang Nyaman dalam Melakukan Pelayanan, Berhentilah Sejenak dan Memohonlah kepadaNya Jalan yang Baik, Patut lan Utama sehingga Segalanya Kembali Normal. Jika Kita Tetap Memaksakan Diri untuk Melakukan Pelayan Disaat Hati sedang Kalut, Tidak Nyaman, Gelisah, Gundah MAKA Bukan Anugrah Kebaikan yang Didapat namun Sebaliknya.
1 April 1998
Jika Kita Merasa BENAR, Kenapa harus MARAH ? Jika kita MARAH Berarti BENAR Kita TIDAK BENAR.
31 Maret 1998
BAIK dan BURUK adalah Dua Bagian Terpenting dalam Kehidupan, dan akan Selalu Ada dalam Diri MANUSIA. Hanya dengan Menyemai, Menumbuhkan dan Mengembangbiakkan KEBAIKAN saja dalam Hidupmu dengan Lebih Banyak & Lebih Banyak di Sepanjang Hidup, maka KEBURUKAN akan Merasa Lelah, Terus Mengantuk, Akhirnya Tertidur Lebih Lama & Selamanya. JADI ABAIKAN terus KEBURUKAN maka KEBAIKAN dengan Sendirinya akan Terus Berkembang, Mengisi, Menguasai Hidup & Kehidupan.
18 Maret 1998
MARI KITA CAPAI DHARMA (Kebajikan) dengan Membersihkan Hati dari 'KEBODOHAN', 'KESEDIHAN', 'KEKHAWATIRAN', dan 'IRI HATI', karena HANYA dengan Cara Itu Kita Dapat Menyadari REALITAS HIDUP sebagai Manusia, Mahluk BERAKAL dan BERBUDI PEKERTI.
9 Maret 1998
DALAM PROSES PENCIPTAAN selalu ada PRINSIP DUALISME. Ada perbedaan antara yang satu dengan yang lainnya. Jika diselaraskan dengan bijaksana, dunia akan menncapai KEBAHAGIAAN dan KEDAMAIAN. Karena perbedaan yang ada selalu dikedepankan.
Dengan mengabaikan KESELARASAN YANG BIJAKSANA maka timbullah PERPECAHAN dan PEMAHAMAN YANG SEMPIT.
Pemahaman yang sempit adalah KEBODOHAN yang terendah dari KEBODOHAN manapun. Dan ANEHNYA banyak orang tidak menyadarinya.
1 Maret 1998
DORONGAN AWAL untuk Keinginan DUNIAWI adalah Ketidaktahuan tentang Realitas (Ajnana), KARENA Itu Dibutuhkan Kesadaran tentang Kebijaksanaan Spiritual Sejati (Jnana).
27 Februari 1998
KASTA TERTINGGI adalah Kemanusiaan, AGAMA TERBAIK adalah Kebajikan dan Kasih Sayang, HUBUNGAN TERBAIK dan TERKEKAL adalah Tanpa Membedakan Asal Usul Setiap Orang, KEMUDIAN Tuhan Hyang Maha Kuasa yang Kita Puja Itu Sama, HANYA Nama Menurut Daerah Turunnya Wahyu/ Sabda yang Membedakan Umat MemanggilNya..
17 Februari 1998
Mereka yang Mengulurkan Tangan untuk Menolongmu, BUKAN karena Mereka Merasa Berhutang padamu, TAPI karena Menganggap Engkau adalah Sahabat Sejatinya.
9 Februari 1998
Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar, bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka lebih menghargai orang lain dan menyenangi keharmonisan.
1 Februari 1998
Tuhan Hyang Maha Kuasa Tidak Pernah Memperhatikan Apa yang Engkau Persembahkan padaNYA NAMUN Dia hanya Fokus pada Hatimu. Persembahkanlah DAUN Pikiran Baikmu, BUAH Perbuatan Baikmu, BUNGA Kasih Sayangmu, AIR Ketulusikhlasanmu, MINYAK Keyakinan/Bhakti/Imanmu dan Nyala API Semangatmu.
27 Januari 1998
Setiap Peristiwa/ Kejadian adalah Jalan yang Ditunjukkan Hyang Maha Kuasa Kepada Kita untuk Memahami PetunjukNya Atas Masalah/ Keadaan yang Kita Hadapi. Jadi Senantiasalah Berdoa dan Bertindak Benar Sesuai JalanNya.
17 Januari 1998
Kembangkan Nilai-nilai Kemanusiaan & Mantapkan Keyakinanmu pada HYANG MAHA KUASA.
Bila Dirimu Dapat Menguasai Teknik Ini, maka Sadhanamu akan Menjadi Efektif.
Pahami bahwa Tiada Kesenangan tanpa PENDERITAAN. Penderitaan hanyalah INTERVAL di Antara DUA MOMEN Kesenangan.
Karena Itu, Dirimu JANGAN Terlalu Khawatir.
Catatan :
SADHANA = Latihan / Aktifitas Rohani.
9 Januari 1998
Hanya Mereka yang Bisa Mensyukuri Apa Adanyalah yang Dapat Mengerti Arti Hidup. Hidup adalah Jalan Keluar dari Mereka yang Mati, dan Kematian Bukan Tujuan dari Mereka yang Hidup. Jadi Tetap Hidup dengan Segudang Masalah MASIH BERARTI Ketimbang Mati karena LARI dari Masalah.
Masalahlah yang Sesungguhnya adalah ENERGI Kehidupan Bagi MAKHLUK HIDUP agar Tetap HIDUP, Jadi Mari Kita SYUKURI Apa Adanya.
1 Januari 1998
Mereka yang Berkeyakinan kepada YANG MAHA KUASA Senantiasa akan Berusaha Berpegang Teguh HANYA pada KEBENARAN dalam Segala Keadaan, KARENA Kebenaran adalah Tuhan.
21 Nopember 1998
SINAR MATAHARI yang Terfokus Lewat Kaca Pembesar Dapat Membakar Kertas. Demikian juga JIKA Pikiran Kita Diarahkan Pada Perenungan pada NAMA TUHAN akan Dapat MEMBAKAR Keburukan Pada Diri Kita Disamping Dapat MEMANCARKAN Kebahagiaan Sejati.
1 Nopember 1998
ORANG LAIN adalah Cermin Diri Kita. Hati-hati Jika Menjelek-jelekan, Memaki, Mengumpat, Menfitnah, Menyumpahi, Mengutuk, BAHKAN Berkata Tidak Baik tentang Orang Lain ADALAH Kita Tengah Mengungkapkan Kepada Mereka BAHWA Anda adalah yang Seperti Anda Katakan kepada MEREKA.
31 Oktober 1998
PERCAKAPAN BATHIN & OBROLAN KONTROVERSIAL yang Berkepanjangan dan Dilebih-lebihkan Sampai Terbawa Pikiran Sebelum Tidur dan Akhirnya Memberikan Warna Kusut dalam Mimpi DAPAT Menyebabkan GANGGUAN KESEHATAN dan Penderitanya CEPAT Menjadi Tua dan Rapuh. Nah AGAR Tetap Kembali Muda dan Sehat SEGERA Ubah Topik dengan MENJADIKAN Sifat & Kemuliaan Tuhan yang Bijaksana.
21 Oktober 1998
KEHENINGAN (silent) adalah INTI dari kedamaian hati. Maka MUTIARA KATA ini “ SILENT is BRAHMAN“ yang artinya KEHENINGAN adalah TUHAN. Jika kita saat ini mengharapkan KEHENINGAN maka berdamailah dengan Hati. CIPTAKAN kedamaian didalam hati dulu sampai segalanya menjadi HENING, baru mengharapkan KEDAMAIAN didalam hidupmu.
11 Oktober 1998
PERASAAN YANG BAIK (Sadbhava) dan PERGAULAN YANG BAIK (Sathsanga) Sudah Sangat Jarang Ditemukan Dikalangan Pelajar, Generasi Muda, Wanita dan Masyarakat, SERTA Telah Menurunnya Rasa Saling Mengasihi dan Menginginkan Pergaulan yang Baik. Pepatah Mengatakan "Sebagaimana Penguasanya (Raja), Demikianlah Aturannya (Praja)." dan "Sebagaimana Gurunya Demikianlah Muridnya".
1 Oktober 1998
Hadapilah Keadaan Suka dan Duka dengan Ketabahan. Ketabahan Berbeda dengan Kesabaran. Kesabaran adalah Menghadapi Segala Sesuatu yang Terjadi dengan Tanpa Mengeluh, Bergumam Apalagi Mengumpat atau Menyumpahi. Namun Ketabahan adalah Bagaimana Kapasitas Dirimu Menerima dan Mengatasi Keadaan Itu. Inilah yang Dinamakan Disiplin Spiritual. Jadi TIdaklah Gampang Menyebut atau Menyandang Predikat Orang atau Pelaku Spiritual.
30 September 1998
Menjadi PENDENGAR yang BAIK Bagi ORANG yang SEDANG Dilanda PERSOALAN/ KESUSAHAN adalah Salah Satu Bentuk Pelayanan yang Sama Kualitasnya dengan Berbuat Kebaikan untuk Memuja Sang Pencipta. Namun Membicarakan Rahasia yang Telah Diceritakan kepada Kita kepada Orang Lain ADALAH PERBUATAN yang Paling Rendah Diatas Segala Dosa Manapun di Dunia dan Akhirat.
17 September 1998
Setiap Hal di Dunia Ini Bersifat Sementara alias Tidak Abadi. Keterikatan Terhadap Objek Duniawi Lebih Condong Membawa Kita pada Penderitaan & Kesedihan. Sadarilah Lebih Awal bahwa Tuhan adalah Realitas itu sendiri. Tuhan yang Bersemayam dalam Dirimu, yang Tidak Memiliki Hubungan Langsung dengan Dunia yang Selalu Mengalami Perubahan.
9 September 1998
MEREKA yang terjebak Silaunya Cahaya Pengetahuan TIDAK BERBEDA dengan MEREKA yang mengalami Kegelapan (AWIDYA).
1 September 1998
Jika kita merasa sulit mengendalikan kuda (pikiran), maka langkah yang paling sederhana namun jitu, batasilah ruang geraknya, dengan demikian kita bisa mencapai kemurnian.
31 Agustus 1998
POHON YANG BERBUNGA HARUM akan mengisi area lingkungannya dengan aroma keharuman yang baik dan menyegarkan. ORANG YANG MULIA & BIJAKSANA, tidak hanya memperbaiki dirinya demi kebaikan juga terlibat dalam proses perbaikan didalam masyarakat sekitarnya dengan CONTOH bagaimana seharusnya BERPRILAKU YANG BAIK itu.
21 Agustus 1998
MEREKA yang miskin namun selalu bersyukur dan senantiasa berbagi Sesungguhnya adalah Orang Kaya. MEREKA yang kaya namun selalu merasa kekurangan dengan mengambil hak orang lain secara halus maupun memaksa dan senantiasa meminta tanpa pernah memberi maka Sesungguhnya Mereka adalah Orang Miskin.
9 Agustus 1998
Tidak Ada Rejeki yang Dirampas Orang yang Mengaku Sahabat, yang Ada Rejeki yang Telah dalam Genggaman Itu BUKAN untukmu Tapi untuk Sahabatmu, HANYA Saja untuk Menguji Ketulusan dan Kesabaranmu,Tuhan Mengambil Kembali Melalui Sahabatmu dengan CaraNYA.
1 Agustus 1998
Mensyukuri Apa yang Terjadi Hari Ini BERARTI Mengikhlaskan Apa yang Pernah dan Telah Terjadi Kemarin.
31 Juli 1998
DISIPLIN YANG KUAT dan KEMAUAN YANG KUAT adalah DUA HAL YANG MANTAP sebagai Jembatan yang Kokoh untuk Keamanan Penyeberangan dalam Melintasi SUNGAI Kelahiran dan Kematian, Sehingga Apapun Jalan yang Engkau Lalui, Engkau Ambil, ENTAH Itu Pengabdian, Kebijaksanaan atau Tindakan tanpa Pamrih akan Tetap Membawamu untuk Mencapai Keseimbangan Batin.
21 Juli 1998
Mereka yang Memahami Hukum Kerja atau Hukum Sebab dan Akibat, BAHWA Tidak Ada Akibat Tanpa Sebab dan Tidak Ada Sebab Tanpa Akibat adalah Jnanin (Orang Bijaksana).
11 Juli 1998
APAPUN METODE atau Cara untuk Mencapainya RASA MADU Selalu Sama, Demikian juga CINTA KASIH Tuhan Selamanya Manis dan Murni. Jadi Nikmati Saja Apapun Bentuk dan Jenis KaruniaNya. Madu Tetaplah Madu, Demikian Juga Anugrah dan KaruniaNya. Segalanya Tercipta olehNya. Jangan pernah Mencoba Mengubah Madu CiptaaNya Menjadi yang Lainnya.
1 Juli 1998
CINTA KASIH itu adalah Memberi dan Melupakan, sedangkan EGOISME itu adalah Menerima dan Melupakan.
30 Juni 1998
KEINGINAN adalah Sumber Penderitaan. KEINGINAN Sangat Susah Dikendalikan Apalagi Dikuasai, SETIDAKNYA Marilah Kita Berusaha Membatasi Keingingan (celling on desire) sehingga Kita Dapat Mencapai KEMURNIAN.
17 Juni 1998
Mulailah Segala Sesuatu yang Baik dengan Baik Jika Itu Menurut Anda Baik. Hendaklah untuk Tidak Selalu Menunggu Orang Lain untuk Memulai Berbuat Baik.
Jika Orang Selalu Ingin Berbuat Tidak Baik maka Biarkanlah, Hendaklah Tidak Terjebak atau Terpancing untuk Terseret pada Ketidakbaikannya dengan Menanggapi atau Merespon Kebiasaan Mereka yang Menyenangi Perbuatan Tidak Baik itu dengan Perbuatan Tidak Baik Pula, KARENA Jika Demikian Halnya ENGKAU Tidak Ada Bedanya dengan Dia karena Sama-sama Tidak Baik.
Senantiasalah Berpikir Baik, Berkata Baik dan Berbuat Baik. Lebih Baik, Lebih Baik dan Lebih Baik Lagi disepanjang Hidupmu. Ibarat Cahaya, Kebaikan itu AKAN Selalu Mampu Menaklukkan Malam atau Gelap Sepakat Apapun.
11 Juni 1998
Di dalam Kesederhanaan Segalanya Ada. Hiduplah dengan Sederhana. Berpikir, Berbicara dan Bertindak SEDERHANA itu BUKAN Sesuatu yang Tabu dan Salah, KARENA Kesederhanaan Itu Sesungguhnya Esensi dari KESEMPURNAAN Itu Sendiri. RAHAYU.
01 Juni 1998
Buatlah Dirimu Senantiasa MENJADI Pribadi yang Berbeda dengan Mereka yang Menyenangi Perbuatan, Tindakan, Tingkah, Kebiasaan, Sikap yang Tidak Baik SEPERTI : Suka Mencaci, Memaki, Mengutuk, Memfitnah, Menghina, Berkata Kotor, Tinggi Hati, Egois, Sombong, Angkuh, Takabur, dll DEMI untuk Menyenangkan ATAU Memuaskan Dirinya. PERCIKAN KASIH TUHAN akan Senantiasa Berbeda dengan Mereka Itu.
31 Mei 1998
KETAKUTAN & KENGERIANLAH yang Membuat Pengendara Motor Berkonsentrasi Saat Mengendarai Motor Dijalanan. NAMUN dengan Cinta Kasih Bisa Menghasilkan Konsentrasi yang Jauh Lebih Besar, Lebih Baik, dan Lebih Fokus. HIDUP Itu adalah Inti dari Perpaduan antara Keyakinan, Cinta Kasih dan Konsentrasi.
20 Mei 1998
KONTEMPLASI seyogyanya dilakukan bersama dengan menjalani hidup berdasarkan 'dharma'. Cara ini tidak 'butuh' status pendidikan, kedudukan, pangkat, kasta, nama baik, kekuasaan atau ambisi, karena hal-hal itu bisa menyesatkan. HANYA ketika pikiran dan Intelek(budhi) bisa dikendalikan maka Pengetahuan tentang Atma (Jiwatman) akan terlihat nyata pada dirimu, dan jiwamu akan mengalami KEILAHIAN (KeagunganNYA).
11 Mei 1998
Hyang Maha Kuasa adalah Sumber dari Ilmu dan Pengetahuan, JADI jadikanlah DIA sebagai Sahabat Sejatimu.Jalinlah Hubungan yang Erat denganNya dengan banyak cara sesuai petunjukNya. Tingkatkan Intensitas Komunikasi denganNya seperti Engkau menarik nafas. Apapun yang Engkau Butuhkan akan diberikanNya dan Apapun yang Engkau Miliki akan dilindungiNya.
3 Mei 1998
Hindari Sekecil Mungkin untuk Melakukan Kesalahan Terutama Kesalahan yang Sama dalam Hidupmu, Katakanlah Hal-hal yang Telah Dirimu Lakukan saja, Selalulah " Satya Wacana " agar Semua Orang Senang.
30 April 1998
ENGKAU harus Berhati-hati pada RASA CEMBURU Ketika Engkau Melihat, Merasakan dan Bergaul Ditengah Orang-orang yang Memiliki Kelebihan dan Keberuntungan yang Lebih dari Dirimu (Mungkin Dia Lebih Kaya, Lebih Pintar, Lebih Cantik, Lebih Berpangkat, Lebih Berhasil, dll). BIASANYA Rasa Ini sering Menyerang AKAR PIKIRAN dan Meracuni KARAKTER Baikmu, Akhirnya Engkau Kehilangan Kendali Diri dan Jatuh Dikubangan DOSA. Sadarilah Lebih Awal dan Bentengi Diri dengan SELALU BERSYUKUR kepada TUHAN atas KARUNIA yang Engkau Terima dariNYA, Apapun Itu.
18 April 1998
Hanya Mereka Bisa Mensyukuri Apa Adanyalah yang Dapat Mengerti Arti Hidup. HIDUP adalah Jalan Keluar dari Mereka yang Mati, dan Kematian BUKAN Tujuan dari Mereka yang Hidup. Jadi tetap Hidup dengan Segudang Masalah MASIH LEBIH BERARTI Ketimbang Mati karena LARI dari Masalah.
MASALAH-lah yang Sesungguhnya ENERGI Kehidupan Bagi yang HIDUP agar Tetap HIDUP, Jadi Mari Kita SYUKURI.
11 April 1998
Mulailah Segala Sesuatunya dari Hati karena itu Hati yang Terpenting. Jika Dirimu dalam Situasi yang Tidak Menentu, Gundah, Gelisah, atau Kurang Nyaman dalam Melakukan Pelayanan, Berhentilah Sejenak dan Memohonlah kepadaNya Jalan yang Baik, Patut lan Utama sehingga Segalanya Kembali Normal. Jika Kita Tetap Memaksakan Diri untuk Melakukan Pelayan Disaat Hati sedang Kalut, Tidak Nyaman, Gelisah, Gundah MAKA Bukan Anugrah Kebaikan yang Didapat namun Sebaliknya.
1 April 1998
Jika Kita Merasa BENAR, Kenapa harus MARAH ? Jika kita MARAH Berarti BENAR Kita TIDAK BENAR.
31 Maret 1998
BAIK dan BURUK adalah Dua Bagian Terpenting dalam Kehidupan, dan akan Selalu Ada dalam Diri MANUSIA. Hanya dengan Menyemai, Menumbuhkan dan Mengembangbiakkan KEBAIKAN saja dalam Hidupmu dengan Lebih Banyak & Lebih Banyak di Sepanjang Hidup, maka KEBURUKAN akan Merasa Lelah, Terus Mengantuk, Akhirnya Tertidur Lebih Lama & Selamanya. JADI ABAIKAN terus KEBURUKAN maka KEBAIKAN dengan Sendirinya akan Terus Berkembang, Mengisi, Menguasai Hidup & Kehidupan.
18 Maret 1998
MARI KITA CAPAI DHARMA (Kebajikan) dengan Membersihkan Hati dari 'KEBODOHAN', 'KESEDIHAN', 'KEKHAWATIRAN', dan 'IRI HATI', karena HANYA dengan Cara Itu Kita Dapat Menyadari REALITAS HIDUP sebagai Manusia, Mahluk BERAKAL dan BERBUDI PEKERTI.
9 Maret 1998
DALAM PROSES PENCIPTAAN selalu ada PRINSIP DUALISME. Ada perbedaan antara yang satu dengan yang lainnya. Jika diselaraskan dengan bijaksana, dunia akan menncapai KEBAHAGIAAN dan KEDAMAIAN. Karena perbedaan yang ada selalu dikedepankan.
Dengan mengabaikan KESELARASAN YANG BIJAKSANA maka timbullah PERPECAHAN dan PEMAHAMAN YANG SEMPIT.
Pemahaman yang sempit adalah KEBODOHAN yang terendah dari KEBODOHAN manapun. Dan ANEHNYA banyak orang tidak menyadarinya.
1 Maret 1998
DORONGAN AWAL untuk Keinginan DUNIAWI adalah Ketidaktahuan tentang Realitas (Ajnana), KARENA Itu Dibutuhkan Kesadaran tentang Kebijaksanaan Spiritual Sejati (Jnana).
27 Februari 1998
KASTA TERTINGGI adalah Kemanusiaan, AGAMA TERBAIK adalah Kebajikan dan Kasih Sayang, HUBUNGAN TERBAIK dan TERKEKAL adalah Tanpa Membedakan Asal Usul Setiap Orang, KEMUDIAN Tuhan Hyang Maha Kuasa yang Kita Puja Itu Sama, HANYA Nama Menurut Daerah Turunnya Wahyu/ Sabda yang Membedakan Umat MemanggilNya..
17 Februari 1998
Mereka yang Mengulurkan Tangan untuk Menolongmu, BUKAN karena Mereka Merasa Berhutang padamu, TAPI karena Menganggap Engkau adalah Sahabat Sejatinya.
9 Februari 1998
Mereka yang minta maaf duluan setelah bertengkar, bukan karena mereka bersalah, tapi karena mereka lebih menghargai orang lain dan menyenangi keharmonisan.
1 Februari 1998
Tuhan Hyang Maha Kuasa Tidak Pernah Memperhatikan Apa yang Engkau Persembahkan padaNYA NAMUN Dia hanya Fokus pada Hatimu. Persembahkanlah DAUN Pikiran Baikmu, BUAH Perbuatan Baikmu, BUNGA Kasih Sayangmu, AIR Ketulusikhlasanmu, MINYAK Keyakinan/Bhakti/Imanmu dan Nyala API Semangatmu.
27 Januari 1998
Setiap Peristiwa/ Kejadian adalah Jalan yang Ditunjukkan Hyang Maha Kuasa Kepada Kita untuk Memahami PetunjukNya Atas Masalah/ Keadaan yang Kita Hadapi. Jadi Senantiasalah Berdoa dan Bertindak Benar Sesuai JalanNya.
17 Januari 1998
Kembangkan Nilai-nilai Kemanusiaan & Mantapkan Keyakinanmu pada HYANG MAHA KUASA.
Bila Dirimu Dapat Menguasai Teknik Ini, maka Sadhanamu akan Menjadi Efektif.
Pahami bahwa Tiada Kesenangan tanpa PENDERITAAN. Penderitaan hanyalah INTERVAL di Antara DUA MOMEN Kesenangan.
Karena Itu, Dirimu JANGAN Terlalu Khawatir.
Catatan :
SADHANA = Latihan / Aktifitas Rohani.
9 Januari 1998
Hanya Mereka yang Bisa Mensyukuri Apa Adanyalah yang Dapat Mengerti Arti Hidup. Hidup adalah Jalan Keluar dari Mereka yang Mati, dan Kematian Bukan Tujuan dari Mereka yang Hidup. Jadi Tetap Hidup dengan Segudang Masalah MASIH BERARTI Ketimbang Mati karena LARI dari Masalah.
Masalahlah yang Sesungguhnya adalah ENERGI Kehidupan Bagi MAKHLUK HIDUP agar Tetap HIDUP, Jadi Mari Kita SYUKURI Apa Adanya.
1 Januari 1998
Mereka yang Berkeyakinan kepada YANG MAHA KUASA Senantiasa akan Berusaha Berpegang Teguh HANYA pada KEBENARAN dalam Segala Keadaan, KARENA Kebenaran adalah Tuhan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar