11 Agustus 1999
HIDUP INI adalah Hukum Siklus Pasang Surut,
Jauhkan Diri dari Rasa Takut, Rasa Bosan, Putus Asa & Kekhawatiran
yang Berlebihan. Sambut dan Jalani Hidup dengan Penuh Kebahagiaan,
Senang Hati dan Penuh Kepasrahan (Penyerahan Diri) pada Dia Sang Pemberi
dan Pemilik Hidup dan Kehidupan, dengan Demikian Engkau akan Merasa
Menjadi Orang yang Paling Kaya dan Paling Berbahagia.
1 Agustus 1999
Kemajuan Bagi Pelaku dan Peminat Spiritual yang
Terpenting dalam Hidup Ini adalah Keberhasilan Menata Ulang Sedikit
Demi Sedikit Kualitas Hidup Menuju pada Arah Kehidupan dan Kebahagiaan
Non Material yang Lebih Baik dan Lebih Baik Lagi.
31 Juli 1999
KEKAYAAN MANUSIA adalah Sesuatu yang Membuat Orang Lain Merasakan Manfaat Atas Perbuatan/Tindakannya Didunia Ini.
Manusia Baru Disebut Kaya Setelah Dia Mendapatkan Nikmat Atas Perbuatan
Baik yang Dilakukannya Demi Kebaikan Orang Lain, dan Kekayaan Ini akan
Menjadi Sumber Penghidupan Bagi Dirinya Kelak Setelah Dia Mensyukuri
Nikmat yang Dia Dapatkan Saat Ini.
21 Juli 1999
Apapun yang Terjadi Disekelilingmu, Sesekali
Jangan Memaki Walau Itu Hal Buruk Sekalipun. JIKA Kita Bisa, Ingatkan
Mereka dan Perbaiki, JIKA Kita Tidak Bisa dan Tidak Sempat untuk
Memperbaiki Walau Ingin MAKA Berdoalah KepadaNya Agar Beliau Mengirim
Orang Lain untuk Mengingatkan dan Memperbaiki Mereka, BUKANNYA Memaki
dan Menyumpahi.
11 Juli 1999
JIKA ANDA MERASA BERSALAH AKAN SUATU KEJADIAN
YANG TIDAK DISENGAJA TETAPI ANDA MERASA TERUS DIHANTUI PERASAAN BERSALAH
maka berhentilah menyalahkan diri sendiri, lupakan segala kejadian yang
telah terjadi dan biarkanlah berlalu bersama waktu, selanjutnya
percayakan pada Tuhan untuk mengurusnya.
MEMBIARKAN DIRI SENDIRI larut pada kesedihan dan perasaan bersalah secara terus menerus adalah EGO (sifat menang sendiri).
1 Juli 1999
Hati-hati "Rasa Percaya Diri" yang Timbul TANPA
Diimbangi dengan Pengetahuan Rohani Merupakan Ladang Subur untuk
Berkembangnya VIRUS Kesombongan, Keangkuhan dan Egoisme.
30 Juni 1999
Hidup itu Sederhana Jangan Dibuat Ribet agar Hati Tidak Lengket dan Pikiran Tidak Mampet.
17 Juni 1999
Kita bisa amat sulit menyingkirkan kesombongan
dan EGO, karena sudah menjadi kebiasaan yang demikian lama, NAMUN dengan
mengembangkan kebiasaan yang TIDAK PERNAH menyakiti orang lain secara
perlahan, mencoba memahami orang lain dengan bersimpati dan membantunya.
Juga senantiasa berlatih diri dengan menerima berbagai
penghinaan, penistaan dan kritik, SERTA tetap senantiasa menjalin dan
menjaga persahabatan dengan semua orang, LALU senantiasa BERDOA dengan
tulus sembari menyebut namaNya secara
berulang-ulang dan terus menerus, MAKA kita akan dapat menyingkirkan
secara perlahan penyakit AIDS dalam diri kita.
AIDS = Ahamkara (ego), Iri (Cemburu), Dengki(usil) & Serakah (lobha).
9 Juni 1999
Kebebasan adalah Tujuan dari Kebenaran, Sementara
Kebenaran Inti dari Dharma (kewajiban), dan Wujud Asli Dharma Itu adalah
Kasih Sayang, dan Kasih Sayang Pastilah Berbuah Kedamaian SEDANGKAN
Kedamaian hanya Dapat Dipetik dari Tindakan Tanpa Kekerasan.
1 Juni 1999
Bijak dalam Berkata WAJIB Diikuti dengan Bijak
dalam Berpikir dan Bijak dalam Bertindak. Hanya dengan Itu Keselarasan
Terwujud. Semoga Kita Senantiasa Mencapai Kedewasaan dalam Segala Hal
Demi TERWUJUDNYA Keselarasan.
27 Mei 1999
KESABARAN baru disebut KESABARAN jika Tiada Batas. Kalau masih ada batasnya itu bukanlah KESABARAN.
17 Mei 1999
BERUBAH KE ARAH LEBIH BAIK Tidak hanya Demi Diri
Sendiri Juga Demi Orang Lain, Lingkungan, Alam Semesta. BERUBAHLAH
SELAGI ADA KESEMPATAN.
JANGAN Menyalahkan Orang Lain Jika PERUBAHAN Itu Menjauhkan Dirimu dari Kenyamanan yang Selama Ini Engkau Nikmati.
MENUJU MANUSIA Berkualitas WAJIB Berubah ke Arah yang Lebih Baik.
9 Mei 1999
JIKA KITA Bingung Mencari Sesuatu Benda Kesayangan
yang Entah Kita Taruh Disekitar Kita atau Di suatu Tempat Biasa TAPI
Setelah Dicari-cari Tidak Juga Ketemu BAHKAN Jadi Geretenan atau Kesal
karena Tidak Ketemu-ketemu. COBALAH Duduk Sebentar Barang 5-10 Menit,
Tarik Nafas dan Berdoa Kepada Tuhan untuk Mohon PetunjukNya. LALU Cari
Lagi dengan Sabar Dimana Bibir Terus Mengucap DOA maka yang Anda Cari
Itu Pasti Ketemu.
1 Mei 1999
Mereka yang Mengangkat dan Menarikmu dari Jurang
atau Kejatuhan Lebih Utama daripada Mereka yang Menyambut dan
Menyorakimu Saat Mencapai Puncak Kesuksesan. Mereka adalah Orang-orang
akan Senantiasa Dekat, Berdoa, dan Mendukungmu untuk Mencapai Apa yang
Ingin dicapai. Mereka akan Terus Seperti itu PUN ketika Engkau Kembali
Terjatuh. Melupakan Mereka Saat Engkau Telah Mencapai Puncak Kesuksesan
adalah Sebuah Kebodohan.
30 April 1999
Manusia Selama Mengejar KEPUASAN Tak akan Pernah Terpuaskan..HANYA Mereka Senantiasa Bersyukur yang Bebas dari Ketidakpuasan.
18 April 1999
SIFAT MANUSIA yang Sejati HANYA Bisa Berkembang
Ketika TUBUH, PIKIRAN & JIWA Dipelihara dan Diselaraskan agar
Senantiasa HARMONIS. Dengan Demikian HARAPAN & IMPIAN untuk Mencapai
Kebahagiaan dan Kedamaian di Dunia Dapat Dicapai.
9 April 1999
BERBOHONG adalah PILIHAN Terburuk yang WAJIB Kita
HINDARI, Walaupun untuk Hal Terkecil Sekalipun. Karena KEBOHONGAN
adalah BOM WAKTU yang Setiap SAAT Dapat Menghancurkan SEGALANYA.
1 April 1999
MEMBALAS LUKA dengan LUKA, Kejahatan dengan
Kejahatan atau Penghinaan dengan Penghinaan, akan Membuat Diri Kita
Tidak Berbeda dengan Mereka yang Melukainya, Menjahatimu, Menghinamu
Kutu.
Hal Ini Sekaligus akan Menjadi BEBAN KARMA yang WAJIB Dipikul dalam Kehidupan Sekarang atau Kehidupan Dimasa Mendatang.
Hal Ini BUKAN Prilaku Orang yang Bijak atau Orang-orang yang Menekuni Spiritual yang Didasarkan CINTA KASIH TUHAN.
Buatlah Dirimu Denantiasa Berbeda dengan Mereka yang Menyenangi Perbuatan Ini untuk Menyenangkan/ Memuaskan Dirinya.
PERCIKAN KASIH TUHAN akan Senantiasa Berbeda dengan Mereka Itu.
31 Maret 1999
Mereka yang Tulus dan Ikhlas Berbuat Kebaikan
Tidak PERNAH Membicarakan Perbuatan Baik yang Telah Dilakukan Baik Saat
Itu Maupun Saat Nanti, Baik Bercanda Maupun Serius, Baik Sengaja Maupun
Tidak Sengaja.
KALAU Ada Rasa Penyesalan Karena Telah Berbuat Baik Sementara Orangnya Tidak Pernah Berubah Baik Sesuai Harapan BERARTI Selama Ini Selalu Mengiingat-ingat, Selalu Berharap.
Selalu Mengingat BERARTI Tak Ikhlas. KARMA Baik yang Saat Itu Dilakukan akan Balance KALAU Dilakukan dengan Tidak Ikhlas.
KALAU Ada Rasa Penyesalan Karena Telah Berbuat Baik Sementara Orangnya Tidak Pernah Berubah Baik Sesuai Harapan BERARTI Selama Ini Selalu Mengiingat-ingat, Selalu Berharap.
Selalu Mengingat BERARTI Tak Ikhlas. KARMA Baik yang Saat Itu Dilakukan akan Balance KALAU Dilakukan dengan Tidak Ikhlas.
21 Maret 1999
Langkah Pertama Berperan Sangat Penting dari
Akhir Suatu Perjalanan atau Proses. Banyak Orang Berpikir BAHWA Langkah
Terakhir yang Paling Menentukan. Apapun Itu Tanpa Langkah Pertama, Tanpa
Keputusan untuk Melangkah atau Berproses MAKA Tidak Ada Akhir. TANPA
Ada Pendahuluan Tak Mungkin Ada Kesimpulan.
MELAKUKAN Pekerjaan dengan Sungguh-sungguh,
Tuntas, Fokus, Iklhas dan Amanah adalah Salah Satu Bentuk Pelayanan yang
Dapat Menyenangkan Hati dan Perasaan Orang Lain.
Pelayanan
adalah Salah Satu Bentuk Puja Kepada Sang Pencipta Kehidupan. Jadi
Lakukan Kerja Sebagai Puja. Kerja adalah Kerja NAMUN Kerja adalah Puja.
HINDARKAN Tindakan Meninggalkan Pekerjaan atau Kewajiban yang Belum
Rampung, Sementara Waktu yang Ada Cukup untuk Menyelesaikannya UNTUK
Mengejar Sesuatu SEKALIPUN Itu untuk Melakukan Kegiatan SPIRITUAL atau
Persembahyangan. JIKA ITU Sampai Terjadi maka PUJAMU Jadi Sia-sia.
ADALAH tidak Mungkin Mendapatkan Kebahagiaan dari Kegiatan yang Hendak Kita Kejar JIKA Kita Mengabaikan Kegiatan Lainnya.
SELESAIKAN Dulu Kewajiban yang Ada, Baru Memikirkan yang Lainnya.
1 Maret 1999
KEMURNIAN HATI Dapat Ditumbuhkembangkan Sedikit
Demi Sedikt Melalui Kebiasaan Berbagi Walaupun Itu Hal-hal Kecil Kepada
Orang-orang yang Membutuhkan, dan Hal Ini Sekaligus Dapat Mengikis EGO
Sedikit Demi Sedikit.
Cahaya HATI Pancarannya Mulai Terasa Menyejukkan Jika HAWA EGO Mulai Menyusut.
Kita akan Merasa Teduh, Sejuk dan Damai Jika Berada Disekitar atau Didekat Orang yang Memiliki Kemurnian Hati.
27 Februari 1999
Hendaklah Senantiasa Kita Mencari dan Berada
dalam Pergaulan yang Baik dan Suci KARENA Hanya Disanalah Kesempatan
Lebih Besar untuk Menggapai Kesuksesan DALAM Perang Melawan Kejahatan
dan Ketidakbenaran. Kita Seyogyanya Menggunakan KEWASPADAAN Sehingga
Kita Layak Mendapatkan Kasih dan KaruniaNya.
18 Februari 1999
Problem/Masalah Jangan Disikapi tapi Diterima
dengan Kesadaran Penuh KARENA Problem Itu Energi dari Kehidupan, Tidak
Ada Problem Tidak Ada Kehidupan, hanya Mereka yang Menyadarinya yang
Bisa Hidup, MAKANYA Mereka yang Tidak Menyadari Lebih Memilih BUNUH
DIRI.
MEMBANGUN HATI adalah Impian Setiap Orang yang
Menekuni Spiritual yang Berlandaskan Kasih, NAMUN Impian Itu Pula Tidak
atau Bukan Monopoli Pelaku Spiritual yang Berdasarkan Kasih Semata,
MELAINKAN Kerinduan Setiap Orang yang Ingin Nenikmati Kedamaian Hati.
MARI KITA Bangun Hati Kita dengan Menebar Benih-benih Kasih dan
Kemanusiaan, TANPA Membedakan Ras, Suku, Agama dan Golongan.
1 Februari 1999
JIKA KITA Belum Sanggup Berbuat Baik walau Itu
Kebaikan yang Paling Kecil Sekalipun, SETIDAK-TIDAKNYA jangan Melakukan
Perbuatan Jahat dan Menyakiti Orang Terutama Perasaan dan Hatinya.
KEBAIKAN Sekecil Apapun Didunia Dapat Dimulai dari Hati.
31 Januari 1999
Yang Terpenting Sekarang dalam Hidup Saat Ini
adalah Senantiasa BERSYUKUR & Senantiasa BERBAGAI walaupun Hal-hal
Kecil dengan Sesama Manusia dan dengan Sesama Mahluk CiptaanNya dengan
Cara Kita atau CaraNya adalah AnugrahNya yang Terbaik.
Semoga Kita Senantiasa Sehat, Bahagia, Semakin Baik, Semakin Baik, Bijaksana, Sukses dan Panjang Umur.
21 Januari 1999
Spiritual dan Agamis Sejati MEMILIKI 4 (Empat)
HAL INI yakni Kesabaran/ketabahan (Kshamma), Kedamaian (Dhamma), Rendah
Hati/ Pemaaf (Akhsamma) dan Kepuasan Bathin/ Rasa Syukur atas
KaruniaNya (Rasagamma).
JIKA Mereka Tidak Memiliki ke Empat Hal
ini, MAKA Jauhilah karena Mereka Tidak Lebih dari Seorang Penipu / Orang
Jahat (Duratmanaam).
11 Januari 1999
Kewajiban Utama "MANUSIA" adalah Menjadi
Utusan TUHAN, yakni dengan Mempraktekkan dan Menyebarkan PRINSIP
Kebenaran (sathya), Kebajikan (dharma), Cinta Kasih (prema)'dan
Kedamaian (shanti) dan Tanpa Kekerasan (ahimsa) ke Seluruh Dunia.
1 Januari 1999
Ketulusan Lahir TANPA Prasangka. Keikhlasan
Haruslah MENGALIR dari Hati. Kewaspadaan MUTLAK tanpa Vonis. Inilah
KUNCI UTAMA Perdamaian & Persahabatan DUNIA.